[For English, scroll down]
[For detailed events schedule and biographies, please see below]

In a Hard Place Apply Soft Pressure/s
Proyek oleh soft/WALL/studs

Pameran, performance, artist sharings,membaca, pemutaran film, memasak, makanan dan lain lain di Cemeti

2-17 Februari 2018

Pembukaan: Jumat 2 Februari 2018, dari jam 16.00:
>>> jam 16.00-18.30 hrs: Pangsit Union oleh soft/WALL/studs (s/W/s) dan Bakudapan Food Study Group.
>>> jam 19.00-20.00: Performance oleh anggota s/W/s Weixin Quek Chong dan Luca Lum (informasi lebih di bawah)

Lokakarya: Sabtu 3 Februari, jam 19.30
Usulan. Sebuah lokakarya mengenai pembuatan-pernyataan, dialog and mendengar. Informasi lebih lengkap di bawah.

In a Hard Place Apply Soft Pressure/s adalah proyek yang dikembangkan oleh tujuh anggota soft/WALL/studs (s/W/s), campuran antara studio, pustaka, dan ruang proyek berada di Geylang, Singapura.

s/W/s menulis:
"Kita/aku bukanlah semata-mata lingkaran-lingkaran dan bukanlah titik-titik, tetapi garis-garis yang melengkung, melingkar, dan bertautan satu sama lain – berukuran beragam. Melalui polanya satu sama lain, sebuah jari menangkap sebuah gulungan sebelum yang lain menyusul. Kami telah salah menempatkan penguasa, mesin-mesin yang menunjuk, meninggalkan jalur-jalur penerbangan langsung atas deformasi/distorsi kolektif:untuk mempelajari bagaiman waktu melengkung kembali, untuk merasakan keterlambatan, penundaan, penyeretan, pembelokan, bergegas, pusaran. Berlama-lama di dalam kehangatan tegangan yang datang bersama gerak, kami menaruh perhatian pada masa-masa ini sebagai sebuah jalan untuk mengembangkan perlindungan dan penyerapan, memperbesar afinitas dan melihat perbedaan-perbedaan, bentuk-bentuk kepedulian dan berbagi. Dipedomani oleh sampah, jala, goresan dan jendela-jendela rusak, kemungkinan pertemuan dan i/solasi. Menjadi di samping diri kami dan yang lainnya.

Membayangkannya melalui arah-arah penelitian yang berjalin, dan ketertarikan dalam memperluas penelitian melalui kolaborasi dan pertemuan kolektif, kami menghadirkan karya dan cara-cara kerja lintas disiplin, dengan pembukaan atas dunia baru yang berarti dalam gurun waktu, sebuah celah yang memeriksa bagaiman kita terlibat bersama dan orang lain. Menjadi sebuah ruang .ruang tanpa ruang.

Sebagai bagian dari masa penelitian soft/WALL/studs’ selama sebulan bersama Cemeti-Institute untuk Seni dan Masyarakat, In a Hard Place Apply Soft Pressure/s membentuk posisi-posisi dan superposisi, adaptasi dan penyesuaian yang keliru, dengan individu dan obyek baik dekat maupun jauh, melalui re-apropriasi material,, kolaborasi, kontaminasi, lintas batas, menarik dan mengalihkan sebuah arsip bentuk-bentuk dan gesture di antara mereka sendiri sebagai sebuah cara untuk mengunjungi kembali dan membuat rute strategi dan format kembali di antara mereka."

penulis s/W/s selama proyek ini

Proyek ini merupakan bagian keempat dari rangkaian program Cemeti berjudul Berbagi, yang akan berlangsung hingga bulan Juni 2018 dan terdiri atas berbagai proyek yang bereksperimen dengan bentuk-bentuk kerja kolaboratif yang berbeda. Seri Berbagi ini merupakan draft kedua dari program setahun penuh kami Maintenance Works.

Proyek ini didukung oleh Singapore International Foundation and National Arts Council Singapore.

Acara

Pembukaan In a Hard Place Apply Soft Pressure/s
Tanggal: Jumat 2 Februari, dari jam 16.00
Jam:
>>>> 16.00-18.30: Collective Cooking. Sebuah soft opening! Mari bergabung dengan soft/WALL/studs di cemeti untuk membuat pangsit bersama. Di balik gulungan adonan, bentuk makanan, di balik air panas dan di balik minyak, kesan apa yang muncul ketika memikirkan tentang kolektifitas dan perserikatan? Cerita-cerita apa yang kita sampaikan, pengetahuan dan intimasi apa yang muncul dalam gerak-gerak berulang dalam bentuk-bentuk makanan dan minuman ini- wadah ini mengantongi fakta-fakta dan fiksi- dan menonton mereka mengendap, terapung oleh api dan air.
>>>> 19.00-20.00 An exposed moment may lapse into protection
Sebuah performance oleh Weixin Quek Chong and Luca Lum yang memeriksa ikatan-ikatan ganda dalam tingkat pengkodean, kedekatan dan kerentanan. Dalam kolaborasi ini, Weixin dan Luca saling membawa hubungan mereka satu sama lain, komunitas-komunitas di sekitar dan pengalaman mereka akan ruang dan waktu sebagai dasar performance mereka. Sesuatu yang dapat dilalui di antara dua entitas menjadi sebuah bahasa, tetapi intimasi bahasa juga memiliki kemungkinan akan cegatan, kegandaan, interpretasi keliru, pengkhianatan, manipulasi, perlindungan dan permainan; elemen-elemen permukaan meriak untuk mengungkap rongga-rongga dan kantung-kantung. Performance ini akan berlangsung di seluruh bangunan cemeti dalam cara-cara yang subtil dan lebih nyata.

Proposisi: sebuah lokakarya mengenai pembuatan pernyataan, dialog dan mendengar
Tanggal/jam: Sabtu 3 Februari 2018, 19.30
soft/WALL/studs mengadakan sebuah lokakarya di mana suara individual Anda menjadi bagian dari sebuah kolektif dan tubuh. Proposisi menyediakan sebuah metode dalam penyampaian yang menciptakan arah-arah komunikasi baru antara individu dan kelompok yang lebih besar tanpa menurunkan yang kolektif pada nilai esensinya. Kami akan mencoba untuk de-orientasi, untuk mempraktekan secara penubuhan dan sonic, dan lalu merangkai/mengorientasikan diri kami lagi. Apakah kebiasaan berbicara dan mendengar sesuatu yang permanen? Di antara sebuah polifoni suara-suara, kapan kita mengambil langkah mundur untuk mendengar, dalam masa-masa yang tegang dalam mendengar? Proposisi melatari sebuah ruang untuk memikirkan kembali sikap, kepercayaan, dan sistem nilai. Mari bergabung!

Diskusi Food and The End of the World oleh Bakudapan dan Tanah
Tanggal: Sabtu 20 Januari 2018, jam 15.00
Lokasi: Lifepatch House (Jl. Dr. Sutomo 969, Bausasran, Danurejan, Yogyakarta)
Mari bergabung bersama kami dalam diskusi tentang pangan, seni dan ekologi dalam acara “Food Salon Session”, di mana nantinya kita akan membahas antara teori dan praktek yang berkembang dalan wacana seputar itu. Peserta diharapkan membawa cuplikan dari literatur (dari buku, puisi, artikel) atau juga benda (bisa makanan) sebagai pemantik, yang bisa menceritakan persoalan pangan dengan dimensi sosial dan politiknya yang lebih luas lagi. Mulai dari persoalan produksi hingga konsumsinya. Diskusi ini diinisiasi oleh Tanah (kolektif dengan dua anggota soft/WALL/studs) dan Bakudapan Food Study Group (Yogyakarta).

Biografi soft/WALL/studs
soft/WALL/studs (s/W/s) adalah campuran antara studio, pustaka, dan ruang proyek berada di Geylang, Singapura. s/W/s dikelola oleh beberapa seniman dan teman-teman dan rekan. Mereka bermain dengan format produksi, pengorganisasian, pameran, sirkulasi dan bersama, baik langsung melalui proyek-proyek, pengorganisasian ruang atau akumulasi atas material, mengusahakan sebuah ruang berbeda dari institusi negara dan komersil. Sejak resmi dibuka di Mei 2016, s/W/s telah menghasilkan dan menjadi tuan rumah dari berbagai peristiwa ekletik, termasuk sebuah kelompok baca akademis, pameran, performance, sesi berduka, lokakarya, acara music, residensi/tempat tinggal dan pemutaran film (film panjang dan dokumenter), ajang fashion, pameran berbasis citra bergerak dan sebuah open studio berkolaborasi dengan studio lainnya di bagian timur Singapura. Ekletisisme ini berasal dari kebutuhan untuk menciptakan ruang-dan waktu- untuk bentuk-bentuk eksperimental dan baru, praktek-praktek dan bahasa. Mereka dibaktikan dengan yang terkesampingkan dan yang intim sebagai situs-situs di mana kerja-kerja harus hadir.

Anggota soft/WALL/studs yang berkontribusi dalam proyek In a Hard Place Apply Soft Pressure/s adalah:

Kenneth Loe adalah seorang artist-curator berbasis di Vienna dan Singapura, dan co-founder soft/WALL/studs. Prakteknya kini berada di seputar aspek materil dan sensoris dari hasrat queer, kepuitisan keramahtamahan dan buah pikir tangensial melalui kolokasi video, instalasi, teks, objec dan performance.

Huiying Ng adalah seorang peneliti-praktisi yang menelusuri jalur-jalur antara agrikultur urban, imajinasi baru atas kehidupan agroecological dan transisi socio-teknik dan ketahanan komunitas. Ia adalah anggota utama Foodscape Collective, sebuah kolektif riset penduduk di Singapura yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan atas foodscape melalui pembacaan dan menjalankannya dengan cara yang berbeda. Ia juga menjadi bagian dari TANAH.

Michelle Lai adalah seorang pecinta algae, pemakan rumput yang dapat dimakan, subspecies dari ras manusia yang bekerja dalam persimpangan atas makanan, pertanian dan komunitas. Ia kerap menemukan jalannya dalam situasi pembuatan makanan yang sulit dijelaskan. Ia merupakan bagian lain dari TANAH yang mengimajinasikan dan membangun masa depan agroekologi.

Luca Lum berkarya di antara seni dan seni, di mana ketertarikan utamanya adalah intimasi, kegelisahan, daya pikat, hasrat, batas, keterlibatan, penjelmaan dan proto-citra. Ia telah menampilkan karyanya di LUMA Foundation, Zurich; Ikkan Art Gallery dan Substation Singapura. Ia akan menjadi artist in residence di NTU Centre for Contemporary Art Singapore pada April 2018. Ia adalah co-founder soft/WALL/studs.

Kin Chui adalah seorang gelandangan yang terinspirasi menjadi kucing dan terkadang menyamar sebagai seorang seniman.

Marcus Yee adalah seorang seniman dan penulis yang bekerja di persimpangan dari budaya sampah, fiksi spekulatif dan materialism baru. Ia telah berpameran di Luma Foundation, Zürich; dan berbagai ruang seni di Singapura. Pada 2017, ia menampilkan pameran pertamanya, Altars for Four Silly Planets at soft/WALL/studs, Singapura. Ia mengelola sebuah blog tulisan seni, Right Afters.

Weixin Quek Chong adalah seoran seniman yang tertarik dengan digital & organic, permukaan dan superfisialitas, fragmen, penerjemahan. Karyanya hadir dalam berbagai lintas medium dengan visual atau material yang kerap menjadi sebuah titik awal. Ia adalah co-founder soft/WALL/studs.

--------

>For a detailed description of events and biographies of the artists, please scroll to the bottom of this page<

In a Hard Place Apply Soft Pressure/s
A project by soft/WALL/studs

Exhibition, performances, artist sharings, readings, film screenings, cooking, meals, and more at Cemeti - Institute for Art and Society.

2-17 February 2018

Opening: Friday 2 February 2018, 16.00-21.00 hrs
>>> 16.00-18.30 hrs: Collective Cooking by s/W/s and Bakudapan Food Study Group.
>>> 19.00-20.00 hrs: Performance by s/W/s members Weixin Quek Chong and Luca Lum.

Workshop: Saturday 3 February, 19.30 hrs
Propositions: a workshop on statement-making, dialogues and listening

Full description of events below.

In a Hard Place Apply Soft Pressure/s is project developed by soft/WALL/studs (s/W/s), a blend of studio, library and project space located in Geylang, Singapore.

s/W/s writes:
"We are / I am neither solely circles nor points, but lines that curve, loop and knot into each other—scaled variably. Passing the pattern from one to another, a finger catching a skein before another takes it on. We’ve misplaced our rulers, pointing machines, leaving straight flight-paths for collective deformations/distortion: to learn to do the time warp again, to feel the lag, the delay, the drag, the swerve, the rush, the eddies. Lingering in the warmth of friction that comes with motion, we give attention to these moments as a way of developing protections and permeabilities, amplifying affinities and noticing differences, kinds of care and sharing. Orientated by waste, meshes, scores, and broken windows, possible gatherings and i/solations. Being beside ourselves and one another.

Conceived through interweaving lines of research, and the interest of amplifying research through collaboration and collective gathering, we present work and ways of working across disciplines, through openings into new signifying worlds stranded in this gulf of time, an interregnum examining how we are entangled together and with others. Becoming a space with .space without space.

As part of soft/WALL/studs’ month-long research period with Cemeti-Institute for Art and Society, In a Hard Place Apply Soft Pressure/s forms positions and superpositions, adaptations and maladjustments, with individuals and objects both close and distant, through re-appropriation of materials, collaborations, contaminations, boundary crossings, pulling and relaying an archive of forms and gestures among themselves as a way to revisit and reroute strategies and formats among themselves."

s/W/s writings about this project

This project is the fourth edition of Cemeti’s Berbagi ("sharing" in Indonesian) series of exhibitions, running until June 2018 and consisting of projects experimenting with different forms of collaborative working. The Berbagi series is the second draft of our current Maintenance Works programme.

It is generously supported by Singapore International Foundation and National Arts Council Singapore.

Events

Propositions: a workshop on statement-making, dialogues and listening
Date/time: Saturday 3 February, 19.30 hrs
soft/WALL/studs organises a workshop where your individual voice becomes part of a collective assemblage and body. Propositions provides a method of addressing that creates new lines of communication between the individual and the larger group without essentializing the collective. We will attempt to de-orient, to practice bodily and sonically, and then reassemble/re-orient ourselves. Are habits of speaking and listening set in stone? Amidst a polyphony of voices, when do we take a step back to listen, for tense moments of hearing? Propositions foregrounds a space for rethinking attitudes, beliefs and value systems. Please join!

& Opening In a Hard Place Apply Soft Pressure/s
Date: Friday 2 February, from 16.00 hrs onwards
Time:
>>>> 16.00-18.30 hrs: Collective Cooking. A soft opening! Join soft/WALL/studs at Cemeti to make dumplings together. Over the rolling of dough, shaping of food, over hot water and over oil, what impressions come to the fore in thinking about collectivity and unions? What stories do we tell and what knowledges and intimacies arise in repeated motions of shaping these forms of sustenance -these carrier bags for facts and fictions- and watching them settle, buoyed by fire and water.
>>>> 19.00-20.00 hrs: An exposed moment may lapse into protection, a performance by Weixin Quek Chong and Luca Lum that examines the double binds of codedness, closeness, and vulnerability. In this collaboration, Weixin and Luca take their relationship with one another, their shared communities, and experiences of space and time as the basis of their performance. Something that can be passed between two entities becomes a language, but that intimacy of language also holds the possibility for interception, doubleness, misinterpretation, betrayal, manipulation, protection, and play; surface elements ripple to reveal cavities and pockets. Their performance questions actions that both sustain and undo, and scales of unknowing that are as fecund and essential as knowledge. The performance will occur throughout Cemeti’s building in both subtle and more obvious ways.

Discussion Food and The End of the World by Bakudapan and Tanah
Date: Saturday 20 January 2018, 15.00 hrs
Location: Lifepatch House (Jl. Dr. Sutomo 969, Bausasran, Danurejan, Yogyakarta)
Join us for a discussion on food, art, and ecology through Theory and Praxis during the Food Salon sessions. Bring a short piece of literature (an excerpt from a book, stories, poems, articles) or an object (can be food), which can act as tools to trigger our discussion on food and its relation to social and political dimensions - ranging from issues of production to consumption.

Biography soft/WALL/studs
soft/WALL/studs (s/W/s) is a blend of studio, library and project space located in Geylang, Singapore. s/W/s is coordinated by several artists and their friends and affiliates. They play with alternative formats of production, organising, exhibition, circulation, and being together, whether directly through its projects, organisation of space or accumulation of materials, carving out a space distinct from state and commercial institutions. Since formally opening in May 2016, s/W/s has produced and hosted an eclectic range of events, including: an academic reading group, exhibitions, performances, mourning sessions, workshops, music events, residencies/dwellings and film screenings (feature films and documentaries), a fashion runway showcase, a moving-image based exhibition and an open studio collaboration with other studios on the east side of Singapore. Its eclecticism comes from the need to create space -and time- for experimental and emergent forms, practices, and languages. They are invested in the overlooked and the intimate as sites where work needs to occur.

Members of soft/WALL/studs who contributed to the project In a Hard Place Apply Soft Pressure/s are:

Kenneth Loe is an artist-curator based in Vienna and Singapore, and co-founder of soft/WALL/studs. His practice currently revolves around material and sensorial aspects of queer desire, poetics of hospitality and other tangential thoughts through a collocation of video, installation, text, olfactory objects and performance.

Huiying Ng is a researcher-practitioner exploring links between urban agriculture, new imaginations of agroecological life and socio-technical transitions, and community resilience. She is a founding member of the Foodscape Collective, a citizen research collective in Singapore that aims to expand a knowing of foodscapes by reading and walking them differently. She is also a part of TANAH.

Michelle Lai is an algae-loving, edible weed-eating subspecies of the human race who works at the intersections of food, farms, and communities. She frequently finds her way into inexplicable food-making situations. She is the other part of TANAH, which imagines and builds agroecological futures.

Luca Lum works across art and writing, where her prime investments are in intimacies, unease, decoys, desire, edges, entanglements, embodiments, and proto-images. She has presented work at the LUMA Foundation, Zurich; Ikkan Art Gallery and the Substation Singapore. She will be an artist in residence at NTU Centre for Contemporary Art Singapore in April 2018. She is a co-founder of soft/WALL/studs.

Kin Chui is a bum who aspires to be a cat and occasionally masquerades as an artist.

Marcus Yee is an artist and writer working at the intersections of waste cultures, speculative fiction and new materialism. He has exhibited in the Luma Foundation, Zürich; and various art spaces in Singapore. In 2017, he presented his first solo show, Altars for Four Silly Planets at soft/WALL/studs, Singapore. He runs an art writing blog, Right Afters.

Weixin Quek Chong is an artist interested in the digital & organic, surface & superficiality, fragment, translation. Her work takes place across various mediums, with the visual or material often a starting point. She is a co-founder of soft/WALL/studs.

http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_sws-website-1_v2.jpg
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_26_22.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_44_15.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_45_39.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_43_57.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_46_34.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_46_21.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_46_03.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-31 om 14_47_23.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_24_28.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_25_09.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_24_15.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_25_43.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-31_Schermafbeelding 2018-01-27 om 20_25_29.png