[Scroll down for English]

MASS
Proyek diinisiasi oleh Auto Italia South East

Dengan: Marianne Forrest, Edward Gillman, Friend in French (a.k.a. Ahmi Kim), Pablo Jones Soler, Natasha Tontey dan kolaborator lain yang akan diumumkan selanjutnya.

Pameran
6-20 Maret 2018

Pembukaan
Selasa 6 Maret 2018, jam 19.00

Bincang Seniman dengan Auto Italia
Rabu 7 Maret 2018, jam 15.30

Mari datang dan bergabung bersama kami, hari Selasa, 6 Maret 2018, pukul 19.00 di Cemeti–Institut untuk Seni dan Masyarakat, dalam acara pembukaan pameran oleh MASS, sebuah proyek yang diinisiasi oleh kolektif Auto Italia South East yang berasal dari Inggris. Proyek ini dikerjkakan dalam program residensi penelitian selama satu bulan di Cemeti berkolaborasi dengan British Council Indonesia. Pameran ini merupakan karya baru oleh Auto Italia yang menampilkan sebuah hasil kolaborasi berbentuk fanzine yang akan diterbitkan pada akhir tahun ini.

MASS berusaha mengeksplor ide-ide mengenai fandom di tengah maraknya tren mengenai “survivalism” dalam produksi kultural dan industri hiburan di Barat. Bentuk-bentuk media seperti ini meningkatkan produksi post-apocalyptic estetis, narasi, serta metafor, dan kemudian digunakan sebagai alat untuk menciptakan generasi baru dari fans (penggemar). MASS akan mengadopsi format fanzine sebagai sebuah cara untuk mengeksplorasi potensi politik dari menjadi seorang fans. Menciptakan fandom adalah sebuah alat yang banyak digunakan oleh konsumen kapitalisme, tetapi MASS berusaha mencari potensi lain dibaliknya, yaitu menjadi seorang fans dapat memungkinkan munculnya gangguan dan menciptakan perubahan. Dalam fanzine ini, di mana akan diterbitkan pada akhir tahun, Auto Italia akan mengambil posisi sebagai editor tamu, yang akan mengundang kolaborator dari Jogja dan koneksi mereka yang berada di Inggris, untuk mengirimkan respon-respon kreatif dengan bereksperimen melalui ide dari “fans” atau “karakter” yang subversif dan kuat, dan juga mengenai kekuatan yang mereplika serta meniru.

Walaupun beroperasi dalam sebuah ruang dapat diterjemahkan oleh neoliberal kapitalisme melalui hubungannya dengan nilai suatu merek dan kapital yang terkandung dalam nilai afeksi seorang fans, setidaknya terdapat suatu hal yang melampaui tindakan menjadi seorang fans–pencarian afinitas dari orang lain, menciptakan hubungan, penerimaan atas eskapisme dan hasrat. Maraknya kemunculan seniman, desainer, dan produser kultural yang mengarah kepada nilai estetis, figur kultural, dan narasi metafor dari “survival”, tidak hanya berarti untuk diri mereka sendiri, tetapi juga oleh gestur yang menubuh melalui sebuah protes. Kami melihat tubuh konsumen –atau fandom– seringkali dikaitkan dengan potensi politik dan protes, tidak hanya sebagai kelompok yang menerima dan membeli eskapisme. Mengadopsi bentuk dari fanzine yang tidak hanya dari sisi produksi dan distribusi, tetapi juga dari penolakan atas permintaan profesionalisasi, keahlian, atau akreditasi. MASS mencoba mencari pendekatan berlapis untuk berbagi penelitian, refrensi, dan ide, serta posisi dari “fans” sebagai tubuh yang memiliki potensi berlebih, baik itu secara laten dan juga terlihat.

Pameran di Cemeti ini menggunakan strategi visual dengan meluncurkan sebuah merek, memberikan identitas, dengan fanzine yang belum direalisasikan, menggunakan “wajah” dan gaya sebuah merek yang dikembangkan melalui kolaborasi antara Marianne Forrest, Edward Gillman and Pablo Jones Soler, logo dan identitas merek oleh Natasha Tontey, dan musik latar oleh Friend in French (a.k.a. Ahmi Kim). Pada momen publik pertama ini, MASS menampilkan kumpulan visual yang merepresentasian sebuah ide tentang objek dari hasrat seorang fans dan kemungkinan karakter yang digunakan untuk fandom itu. MASS mempersembahkan, MASS merepresentasikan, MASS menjadi, MASS mungkin menjadi, apa itu MASS, MASS adalah atau apakah, segera hadir MASS.

Biografi seniman
Auto Italia South East (London, Inggris) adalah sebuah proyek dan studio yang dijalankan oleh seniman, yang juga mengundang seniman-seniman lain untuk menciptakan karya baru. Didirikan pada tahun 2007 oleh sebuah organisasi berbasis akar rumput, Auto Italia berdedikasi terhadap berbagai jenis praktek-praktek dan penelitian eksperimental.
Sepanjang sejarah sebuah organisasi, telah banyak pertanyaan yang timbul atas bagaimana para seniman dapat bekerjasama dan mengembangkan format baru untuk sebuah produksi artistik. Beberapa proyek telah dijalankan dengan berbagai bentuk, seperti program kolaborasi secara publik dalam sebuah ruang yang temporer, pembiayaan dan prensentasi dalam sebuah institusi dan galeri, serta penciptaan proyek kolaboratif melalui kerja sama secara daring.
Karya ini telah ditampilkan dalam skala nasional dan internasional di Tate Modern dan Institute of Contemporary Arts di London, KW Institute for Contemporary Art dan ABC — Art Berlin Contemporary di Berlin, Artissima LIDO di Turin, Hessel Museum di New York, Künstlerhaus di Bremen, Firstdraft di Sydney dan ZKM Centre for Art and Media di Karlsruhe.

Proyek berbasis residensi ini merupakan kolaborasi dengan British Council Indonesia. Pameran ini merupakan seri pameran kelima dari Cemeti Berbagi, yang akan berlangsung sampai bulan juni 2018 dan terdiri dari beberapa proyek yang bereksperimen dengan berbagai macem bentuk praktek kolaborasi. Berbagi menandai draft kedua dari program Maintenance Works (Januari 2017-Juni 2018)

…………………….

MASS
A project initiated by Auto Italia South East

With: Marianne Forrest, Edward Gillman, Friend in French (a.k.a. Ahmi Kim), Pablo Jones Soler, Natasha Tontey and more collaborators T.B.C.

Exhibition
6 March-20 March 2018 (publication to follow later in 2018)

Opening
Tuesday 6 March 2018, 19.00 hrs

Artist Talk with Auto Italia
Wednesday 7 March 2018, 15.30 hrs

Join us on Tuesday 6 March 2018 at 19.00 hrs at Cemeti Institute for the launch of MASS, a new project initiated by UK based collective Auto Italia South East during their one-month research residency at Cemeti in collaboration with British Council Indonesia. The exhibition of new artwork by Auto Italia serves to launch a collaboratively produced fanzine which will be published later in the year.

MASS seeks to explore ideas of fandom amidst a growing trend for “survivalism” within Western cultural production and entertainment industries. These forms of media are increasingly producing post-apocalyptic aesthetics, narratives and tropes and using them as tools by which to gain a new generation of fans. MASS will adopt the format of a “fanzine” as a way to explore the political potential of being a fan. While creating fandoms is a tool used widely in consumer capitalism, MASS aims to seek out the other possibilities; those where becoming a fan can enable disruption and effect change. For this fanzine, which will be produced later in the year, Auto Italia South East will take the role of a guest editor, inviting collaborators from Jogja and their network in the UK to submit creative responses that experiment with the idea of “fans” or “characters” as subversive and powerful, as well as a force by which to replicate and emulate.

Although clearly operating within a space defined by neoliberal capitalism through the associated brand value and capital that the objects of a fan’s affection holds, there is nevertheless something transcending in the action of becoming a fan –seeking affinity with others, forming relationships, embracing escapism and desire. As artists, designers and cultural producers appear increasingly drawn towards the aesthetics, cultural figures, and narrative tropes of “survival” not only as means within themselves, but also through which to embody gestures of protest, we see the consumer body –or fandom– frequently cast with political and protest potential, not merely as groups embracing and purchasing escapism. Adopting the shape of the fanzine not only in its production and distribution, but in its refusal to demand professionalisation, expertise, or accreditation, MASS seeks a layered approach to sharing research, references, and ideas, positioning the “fan” as a body with an endless set of potentials, both latent and obvious.

The exhibition at Cemeti uses the visual strategies of a brand launch, giving an identity to the as yet unrealised fanzine with the “face” and style of the brand developed through a collaboration between Marianne Forrest, Edward Gillman (members of Auto Italia South East) and Pablo Jones Soler, a logo and brand identity by artist and designer Natasha Tontey, and a soundtrack by Friend in French (a.k.a. Ahmi Kim). For this first public moment, MASS offers a visual assemblage that presents an idea of what the object of the fans’ desire and the character of its fandom might become. MASS presents, MASS represents, MASS becomes, MASS can be, what is MASS, MASS is, or is it, MASS is coming soon.

Artist biography
Auto Italia South East (London, UK) is an artist-run project and studio that commissions and produces new work –collaborating directly with emerging artists. Founded in 2007 from a foundation of grassroots organising, Auto Italia is dedicated to experimental research and practice.
Throughout the history of the organisation there has been a questioning of how artists can work together to develop new formats for artistic production. Projects have taken on various forms ranging from collaborative public programming in temporary spaces, commissions and presentations in institutions and galleries, and the production of collaborative projects through working online.
This work has been shown nationally and internationally at Tate Modern and Institute of Contemporary Arts in London, KW Institute for Contemporary Art and abc – art berlin contemporary in Berlin, Artissima LIDO in Turin, Hessel Museum in New York, Künstlerhaus in Bremen, Firstdraft in Sydney and ZKM Centre for Art and Media in Karlsruhe amongst others.

This residency project is a collaboration with British Council Indonesia. It is the fifth of Cemeti’s Berbagi series of exhibitions, running until June 2018 and consisting of projects experimenting with different forms of collaborative practice. Berbagi marks the second draft of our current Maintenance Works programme (January 2017-June 2018)

http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_25_56.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_29_22.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_25_38.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_34_21.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_26_24.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_29_36.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_40_43.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_39_51.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-23 om 14_34_03.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-03-06 om 12_38_04.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_Schermafbeelding 2018-02-13 om 16_43_57.png
http://cemeti.org/files/gimgs/th-32_UK ID lockups WHITE.png